Lidah Mertua
Nama Indonesia : Lidah Mertua
Nama Latin : Sanseviera Grandis Hahnii
Nama Daerah : Lidah jin
Deskripsi :
Sansevieria dibagi menjadi dua jenis, yaitu jenis yang tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50-75 cm dan jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3-6 cm.sansevieria memiliki daun keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing.
Tumbuhan ini berdaun tebal dan memiliki kandungan air sukulen, sehingga tahan kekeringan. Namun dalam kondisi lembap atau basah, sansiviera bisa tumbuh subur.
Warna daun Sansevieria beragam, mulai hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning. Motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun juga bervariasi, ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan, dan ada juga yang zig-zag.
Habitat : Tanaman ini dapat tumbuh mulai dari daratan rendah sampai ketinggian 10 meter diatas permukaan laut.
Klasifikasi Tanaman Lidah Mertua
Berikut ini klasifikasi dari tanaman lidah mertua adalah:
- Kingdom : Plantae
- Sub kingdom : Trachebionta
- Divisi : Magniliophyta
- Super divisi : Spermatophyta
- Kelas : Liliopsida
- Sub kelas : lilidae
- Ordo : Lilliales
- Famili : Agavaceae dan Ruscaceae
- Genus : Sansevieria
- Spesies : Sansevieria
Manfaat :
Keistimewaan lidah mertua adalah memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan. Penelitian NASA bekerja sama dengan ALCA telah menemukan bukti-bukti bahwa tanaman ini secara alami mampu mengurangi polusi tersebut.
Dapat mengobati obat bengkak, menyembuhkan sakit gigi, wasir, mencegah flu mengobati diabetes, mengobati diare, menurunkan panas, mencegah peradangan, mengobati batu ginjal, radang tenggorokan. Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian. Di Jepang, Sanseviera digunakan untuk menghilangkan bau perabotan rumah di ruangan.
Di SMP N 2 Baturraden tumbuhan ini tumbuh di belakang kelas 8, Green House, dan halaman depan sekolah.
