Banner
Divisi Data Litbang Dikbud
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 13182
Pengunjung : 2726
Hari ini : 8
Hits hari ini : 24
Member Online : 0
IP : 54.146.206.127
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

ppws_online    yulianto_sri_utomo
Agenda
23 January 2019
M
S
S
R
K
J
S
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Bunga Amaryllis

Tanggal : 10-12-2018 15:38, dibaca 53 kali.

Amaryllis atau hippeastrum, adalah bunga tropis yang berasal dari Afrika Selatan. Tumbuhan ini dapat hidup sepanjang tahun dan memiliki umbi serta biasanya bunga yang bentuknya khas. Tanaman Bakung merupakan bagian dari genus Lilium. Nama tanaman ini dalam bahasa Inggris adalah lily.

Bunga ini dikenal dengan nama Latin Hippeastrum, nama familinya Amaryllidaceae. Nama Hippeastrum lebih dikenal di luar negeri, sedangkan di Indonesia lebih familier bunga Amarilis atau bunga Lily. Total terdapat 60 genus dan 800 spesies bunga ini di seluruh dunia. Warna bunga Hippeastrum sangat menarik yaitu warna merah, putih, merah muda, orange, dan krem. Serta bercorak garis-garis merah muda di atas warna putih, ada juga yang bercorak seperti batik, dan ada juga yang berwarna ganda karena hasil persilangan. Tinggi tanaman ini sekitar 60 cm bahkan jika dibiarkan di alam liar bisa sampai 80 cm. Diameter umbi 5-10 cm. Dari umbi ini akan muncul 1-2 batang Amarilis yang bisa menyokong 2-12 kuntum Amarilis. Ada sekitar 110 suku dalam keluarga bakung (Liliaceae).

Bunga Amaryllis yang besar memiliki tiga daun bunga, acapkali wangi, dan terdapat dalam berbagai warna dari putih, kuning, jingga, merah muda, merah, ungu, warna tembaga, hingga hampir hitam. Terdapat pula corak berupa bintik-bintik.

Secara keseluruhan jika diperhatikan bunga ini mirip bawang bombay. Punya bonggol/umbi yang beruas-ruas dengan tunas di antara ruas tersebut. Bonggol inilah yang digunakan untuk perbenyakan secara vegetatif. Caranya dengan mencacah atau memotong-motong bonggol dan menanamnya ke tanah. Keunikan amarilis ini adalah bisa tahan hingga 50 tahun dan berbunga 1-2 kali setahun di bulan September sampai Maret. Kondisi favorit bunga ini untuk tumbuh baik adalah mendapat sinar matahari langsung. Habitat aslinya di semak pegunungan atau daerah berpasir. Hidupnya berkelompok rapat

Taksonomi Bunga Amarylis:

Kingdom: Plantae
Divisio: Angiospermae
Kelas: Monocotiledoneae
Family: Amaryllidaceae
Ordo: Asparagales
Genus: Hippeastrum
Species: Hippeastrum puniceum 

Manfaat Amaryllis

  1. Membantu menyembuhkan dan juga mengobati gejala keseleo pada tubuh anda. paling tidak, dengan menggunakan bunga amarilis ini, rasa sakit ataupun gejala keseleo yang anda rasakan bisa cepat mereda, sehingga anda tidak akan merasa kesakitan lagi.
  2. Untuk mengobati sakit gigi cuci bersih terlebih dahulu akar dari bunga bakung, lalu kemudian pijat akar tersebut, dan tempelkan pada bagian gigi yang terasa sakit. Hal ini akan membantu meredakan rasa sakit gigi anda selama beberapa waktu.
  3. Untuk melancarkan buang air cukup mengambil daun bunga bakung, kemudian mengoleskannya dengan minyak kelapa. kemudian tempelkan daun yang sudah dioleskan dengan minyak kelapa ini pada bagian sekitar kandung kemih.
  4. Untuk mengobati borok anda hanya perlu mengambil bunga bakung secukupnya, lalu tumbuk halus bunga bakung alias bunga amarilis tersebut. Setelah itu campurkan degnan sedikt air, dan peras hingga kering. Balurkan air hasil perasan tersebut pada bagian kulit yang mengalami gejala borok.

Lokasi :
Taman depan pintu gerbang utama SMP N 2 Baturraden


Sumber: wikihow, wikipedia



Pengirim :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas